9 Tips Memilih Olahraga Untuk Perempuan

9 Memilih Olahraga Untuk Kaum Perempuan

Kebanyakan perempuan di Indonesia malas berolahraga. Mereka takut kelelahan, takut kulitnya hitam, bahkan takut rambutnya rusak.  Selain itu, Dr Michael Triangto SpKO dari Klinik Slim dan Health, Sport Theraphy, di RS Mitra Kemayoran dan Mal Taman Anggrek mengungkapkan, penyebab lain perempuan malas olahraga karena mereka belum menjadikan olahraga sebagai kebutuhan. 
Solusinya, periksakan kondisi kesehatan ke dokter. Jika sudah ditemukan masalah kesehatan akan mengubah persepsi dan membangkitkan motivasi. Setelah itu, olahraga akan dijadikan kebutuhan. 
Lalu, olahraga apa yang cocok untuk perempuan? Berikut tips yang dipaparkan Michael Triangto. 

  1. Pilih olahraga yang bertujuan untuk kesehatan, kebugaran maupun kecantikan. Misalnya, jalan cepat, joging, atau lari. 
  2. Pilih olahraga yang tidak memerlukan peralatan yang banyak. 
  3. Pilih olahraga aerobik yang bisa membakar lemak. 
  4. Untuk olahraga di luar ruang, perempuan bisa pilih olahraga bersepeda. Bisa menggunakan sepeda statis atau sepeda biasa. Untuk menghindari cuaca yang buruk, debu juga kotoran, bersepeda statis menjadi pilihan. 
  5. Alternatif lain, bisa saja renang. Tapi, jangan terlalu sering karena selain peralatannya banyak, bisa memengaruhi warna kulit dan kesehatan kulit kepala. 
  6. Jika anda memilih senam, Anda harus tahu persis apa yang mau dilatih. Sebab, kebanyakan senam yang ada saat ini bukan olahraga aerobik, tapi an aerobic yang bisa memperbesar otot. 
  7. Sementara, olahraga yoga tujuannya lebih pada untuk peregangan dan meditasi, aerobiknya kurang. 
  8. Tapi, jika anda biasa olahraga, olahraga apa pun bisa. Berbeda dengan yang tidak biasa. Salah olahraga bukannya memberi manfaat, tapi anda malah akan cedera. 
  9. Untuk memilih olahraga, juga perhatikan faktor usia dan juga kebiasaan fisik sehari-hari. Jika lebih banyak duduk jangan paksa olahraga lari, tapi mulai dengan olahraga jalan cepat. Karena jika dipaksa lari, dalam kali ketiga anda akan merasa trauma, bahkan cedera. 
Sumber : Republika
Continue reading...

Sejarah Olahraga Futsal


Sejarah Olahraga Futsal (image : dougreedfutsal.com )

Menurut Asmar Jaya (2008:1), Futsal diciptakan di Montevideo, Uruguay pada tahun 1930, oleh Juan Carlos Ceriani. Saat Piala Dunia digelar di Uruguay. Olahraga baru itu dinamai futebol de salao (bahasa Portugis) atau futbol sala (bahasa Spanyol) yang maknanya sama, yakni sepakbola ruangan yang sekarang lebih terkenal dengan nama futsal.

Sedangkan menurut Justinus Lhaksana (2008: 21), Pada tingkat dunia, futsal pertama kali diprakarsai oleh Federasi Futsal Amerika Serikat (FIFUSA), kejuaraan pertama kali digelar pada tahun 1982 di Sao Paulo, Brazil dengan Brazil sendiri yang keluar menjadi juara pertama. Brazil mengulang kemenangannya di Kejuaraan Dunia pada tahun 1985 di Spanyol.

Pada tahun 1989, FIFA secara resmi mengakui futsal sebagai bagian dari cabang sepakbola, yang kemudian mengambil alih penyelenggaraan kejuaraan tersebut. Kejuaraan tiga tahunan ini dilaksanakan pertama kali oleh FIFA di Belanda pada tahun 1989 dan di Hongkong pada tahun 1992 dan Brazil lagi-lagi keluar menjadi juara.

Perkembangan futsal di Indonesia dimulai pada tahun 2002, setelah Indonesia ditunjuk oleh Asosiasi sepakbola Asia menjadi tuan rumah kejuaraan futsal se-Asia di Jakarta. Selama dua tahun terakhir ini futsal telah mengalami perkembangan yang sangat luar biasa. Hal ini bukan terjadi di Indonesia saja, terutama di Asia, futsal telah berkembang sangat pesat dengan masuknya tim nasional Iran, Jepang dan Thailand dalam 10 besar ranking dunia futsal Pada tahun 2010 Indonesia berhasil menjuarai kejuaraan futsal Asia Tenggara (Justinus Lhaksana, 2011: 6).

Continue reading...

5 Olahraga Ringan Agar Jantung Tetap Sehat


Tidak Cuma buat laksanakan pola makan yg sehat dalam menjaga kesehatan jantung, tapi dibutuhkan pun lifestyle yg sehat misalnya seperti rajinnya laksanakan olahraga. Gaya hidup yg tak sehat ialah aspek penting risiko terkena penyakit kardiovaskular yg termasuk juga penyakit jantung koroner. Tidak Sedikit studi ilmiah yg mengemukakan bahwa buat mengurangi perihal risiko penyakit jantung pastinya bersama trick tukar lifestyle yg tak baik jadi baik. Dikarenakan dgn mengganti pola hidup jadi baik mampu mengurangi risiko serangan jantung, stroke & mengurangi mungkin saja mekanisme revakularisasi.


Dgn olahraga yg rutin pasti mempunyai resiko positif yg amat menguntungkan bagi kamu yg mempunyai riwayat penyakit jantung. Dikarenakan bersama laksanakan olahraga sanggup menunjang dalam penurunan berat tubuh & meringankan mengurangi tekanan darah. Olahraga pula dapat mengurangi kadar kolestol jahat “LDL” dalam darah & serta meningkatkan kolesterol yg baik. Bagi penderita penyakit diabetes, Rajinnya berolahraga sanggup mempengaruhi kapabilitas badan utk memakai insulin dalam mengontrol kadar glukosa dalam darah.



Olahraga yg rutin pastinya butuh dikombinasikan dgn mengganti lifestyle yang lain, seperti memenuhi kepentingan nutrisi bagi badan, jauhi rokok & minuman beralkohol, juga konsumsi obat jantung koroner sanggup menjauhkan dari risiko penyakit jantung koroner.



Berikut ini yakni kategori olahraga ringan yg baik bagi kesehatan jantung



1. Jalan Tenang



Kamu akan melaksanakan jalan slow ini dgn baik di alam terbuka ataupun di dalam hunian dgn memanfaatkan treadmill. Olahraga yg ringan ini teramat berguna bagi kebugaran badan & teramat baik sekali pada penderita penyakit jantung. Kamu dapat melakukannya tiap-tiap hri diwaktu pagi atau sore.



2. Bersepeda



Olahraga bersama bersepeda dengan keluarga terhadap pagi atau sore hri, terkecuali menyenangkan pula mampu menyehatkan badan & pula menjaga kesehatan jantung. Bersepeda ini adalah olahraga kardiovaskular yg mempunyai fungsi dalam melatih ketahanan jantung, persendian & otot.



3 Jogging



Lari dgn satai atau dikenal bersama nama Jogging sama halnya dgn jalan kalem sanggup dilakukan tiap-tiap hri baik kala pagi ataupun sore hri. Jogging merupakan olahraga yg ringan yg sanggup menciptakan jantung masih sehat & menjaga daya tahan badan supaya konsisten fit.



4. Berenang



Olahraga berenang ini tidak hanya buat melatih pernafasan pun mempunyai manfaat utk melatih ketahanan jantung, dua setengah jam berenag 1 kali dalam seminggu sanggup memberikan manfaat yg amat sangat agung bagi kesehatan jantung. Kelebihan yang lain dari olahraga yg ringan ini yaitu tak memberikan tekanan yg lebih terhadap tulang & persendian, factor ini amat sangat berguna sekali bagi kamu yg sedikit kelebihan berat tubuh.



5. Menari atau Berdansa



Menari dengan cara teratur atau berdansa bisa menopang dalam menjaga kesehatan jantung. Kamu cuma butuh sepatu yg baik & satu buah tempat pula musik yg kamu sukai. Lakukanlah olahraga ringan ini cocok dgn kapabilitas kamu, & yg lebih baiknya lagi melaksanakan hingga denyut jantung kamu sampe 120-135 denyutan per menit buat melatih ketahanan jantung.



Itulah jenis-jenis olahraga yg amat sangat ringan yg akan kamu melaksanakan tiap-tiap hri utk menjaga kesehatan jantung & menjaga daya tahan badan kamu biar senantiasa fit. Mudah-mudahan artikel ini akan berguna bagi kamu khususnya bagi penderita penyakit jantung.


Sumber : Detikhealth
Continue reading...

10 Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan


10 Manfaat Lari Pagi untuk Kesehatan (image : mendaily.com)


Lari pagi adalah kegiatan yang harus dijadikan salah satu rutinitas pagi anda. Karena manfaat lari pagi sangat banyak sekali, contohnya menghirup udara yang segar dan sejuk. Pada saat pagi hari, belum terlalu banyak kendaraan yang mencemari udara. Selain itu lari pagi juga merupakan olahraga yang sangat mudah dilakukan dan tergolong olahraga murah dan sangat simpel. Perlengkapan yang dibutuhkan juga tidak terlalu banyak. Jika olahraga ini dilakukan setiap hari, cepat lambat anda dapat merasakan efeknya.


1. Memberikan Umur yang Lebih Panjang



Ternyata dengan lari anda akan mendapatkan umur yang lebih panjang. Baru-baru ini penelitian telah membuktikan jika berolahraga dengan lari pagi sejauh 56 km akan mengurangi resiko mengalami kematian sampai 54%. Logikanya, dengan lari pagi dapat meningkatkan metabolisme tubuh, dengan menarik nafas yang masih segar lalu menghembuskannya. Sama halnya dengan contoh hipnoterapi, ketika orang yang di hipno sering disuruh mengambil nafas dalam-dalam dan menghembuskannya. Hal ini sangat membantu membuang perasaan stress.



2. Dapat Menyehatkan Jantung



Jantung adalah organ yang terbilang sangat penting untuk pertahanan hidup anda. Salah satu fungsi jantung adalah memompa aliran darah ke bagian tubuh lain. Dapat anda dibayangkan bila jantung tidak berfungsi secara normal? Entah karena penyumbatan pembuluh darah atau faktor lain? Sudah saatnya anda meminimalisir kemungkinan tersebut dan memulai hidup sehat!!! Dengan berlari sejauh 16 km selama satu minggu maka anda akan mengurangi resiko gangguan tekanan darah sampai 39% dan dapat mengurangi gangguan kolesterol yang mengendap didalam tubuh sampai 34% hal ini telah dibuktikan oleh para peneliti. Selain itu, dapat menurunkan resiko obesitas.



3. Mencegah Terjadinya Impotensi



Impotensi adalah penyakit yang dialami pada pria dewasa. Penyebabnya faktor psikologis atau fisik. Depresi, stress dan kecemasan dapat memicu penyakit ini. Sedangkan faktor fisik meliputi menyempitnya pembuluh darah dan hormon yang kurang seimbang. Lalu dengan berlari pagi metabolisme tubuh akan normal kembali, perasaan stress dan depresi akan berkurang, penyempitan pembuluh darah juga akan berkurang. Penelitian membuktikan jika anda berlari pagi berarti anda membakar kalori sebanyak 3000 kalori, dan mengurangi impoten anda hingga 83%. Ternyata banyak sekali ya manfaat lari pagi ini.



4. Dapat Menguatkan Tulang



Tahukah anda bahwa kepadatan tulang pelari itu lebih baik dibandingkan dengan para tulang pesepeda? Hal ini telah dibuktikan oleh para peneliti yang ada di Universitas Missouri dimana para pesepeda yang kepadatan tulangnya kurang baik mencapai 63% jika dibandingkan dengan para pelari yang hanya mengalami 19%. Hal ini membuktikan jika para pelari lebih mempunyai sel-sel tulang yang lebih padat dibanding para pesepeda. Tunggu apa lagi? Bukan berarti berpindah alih dari bersepeda menjadi pelari. Tapi kita sisipkan lari pagi di tengah kegiatan kita, siapa tau hal ini dapat memperlambat datangnya menopause.



5. Dapat Mencegah Terjadinya Dimensia



Dimensia atau yang sering kita dengar dengan istilah ‘kepikunan’ dapat dicegah dengan melakukan lari pagi. Hal ini telah dibuktikan oleh jurnal yang berasal dari American Geriantrics Society dimana para wanita yang selalu melakukan lari pagi dimulai pada saat remaja dapat menekankan resiko mengalami kepikunan ketika memasuki usia lanjut. Pembuktian lain diberikan dari studi yang telah dilakukan pada tahun 2012 dimana dengan lari pagi akan memberikan manfaat dalam meningkatkan fungsi otak ataupun hal-hal yang berkaitan dengan konsentrasi serta daya ingat. Itu sebabnya pada seseorang yang sudah menginjak usia separuh baya, mereka tidak dianjurkan untuk berdiam diri saja walau sedang mengalami berbagai penyakit. Tetap bergerak adalah jalan terbaik untuk meminimalisir kepikunan.



6. Mempunyai Tidur yang Lebih Berkualitas



Bagi anda yang sering mengalami insomnia dan tidak mempunyai kualitas tidur yang baik, mulai sekarang cobalah untuk lari pagi. Para peneliti telah membuktikannya kepada para penderita insomnia sebagai objeknya untuk lebih rutin melakukan lari pagi. Dan hasilnya mereka dapat tidur lebih cepat 17 menit. Selain itu para penderita tersebut juga mengaku jika tidur mereka jauh lebih nyenyak dibandingkan sebelumnya ketika mereka lebih rutin melakukan lari pagi. Sebagai tips tambahan, anda dapat meminum susu hangat 1 jam sebelum tidur. Selain itu mandi air hangat 2 jam sebelum tidur dan bisa menggunakan armoa ruangan seperti lavender.



7. Membakar Kalori Lebih Mudah



Berbicara tentang kalori, hal ini sering menjadi perbincangan para wanita yang sedang menjalani diet. Untuk menghitung asupan kalori pada tubuh, anda perlu memperhitungkan kegiatan sehari-hari anda. Pasalnya, pada pria dewasa membutuhkan asupan kalori sekitar 2000 perharinya, namun kebutuhan kalori berkurang seiring bertambahnya usia. Kalori adalah energi, maka jika kalori tidak terbakar yang ada menumpuk dan menjadi timbunan lemak. Apa jadinya bila hal itu terjadi? Parahnya, lama-lama akan mengalami obesitas. Namun tidak usah takut, dengan lari pagi, anda dapat membakar kalori lebih mudah. Dan ternyata lari pagi 2x lipat lebih efektif dalam menurunkan berat badan dibanding diet!!



8. Tidak Mudah Mengalami Sakit



Dengan berlari pagi akan membuat kesehatan fisik tetap terjaga. Studi yang telah dilakukan oleh para pakar di Swedia telah membuktikan jika pelari yang sering berlari secara rutin akan lebih mudah terhindar dari sakit flu sebesar 18% jika dibandingkan oleh mereka yang jarang melakukan lari pagi. Hal ini masih berhubungan dengan metabolisme tubuh, bagaimanapun lari pagi adalah salah satu olahraga, hanya saja dilakukan dipagi hari saat kondisi udara masih segar. Makanya, tidak aneh bila seseorang yang rutin lari pagi, tidak gampang terkena penyakit.



9. Membuat Pernafasan Menjadi Lebih Baik



Tidak ingin kalah dengan olahraga lain, lari pagi juga dapat membuat pernafasan lebih baik. Hal ini berhubungan dengan paru-paru. Oksigen yang dihisap pada pagi hari masuk ke dalam paru-paru dan menghisap oksigen lebih banyak. Bisa dirasakan ketika anda bernafas saat olahraga, mungkin untuk anda yang baru pertama kali olahraga lagi, akan mengalami nafas tersengal-sengal. Jangan berhenti begitu saja, karena hal ini adalah salah satu proses. Selain itu lari pagi sangat bermanfaat bagi mereka yang menderita penyakit asma. Penelitian telah membuktikannya dengan melibatkan para penderita penyakit asma untuk berlari pagi. Dan hasilnya asma mereka menjadi lebih jarang kambuh, membuat pernafasan mereka menjadi lebih lega dan membuat hidup mereka lebih sehat.



10. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh



Daya tahan tubuh berhubungan dengan sistem metabolisme serta sel-sel pelindung didalam tubuh salah satunya sel imun. Fungsi sel imun membuat tubuh anda mampu menangkal semua virus yang menyerang tubuh anda. Dan sel-sel imun akan menjadi lebih kuat ketika lari pagi. Selain itu, faktor lain juga harus dijaga salah satunya asupan makanan, siapa yang ingin sakit di usia dini? Namun tidak sedikit orang yang melupakan asupan nutrisinya. Walau tidak merasakan kekurangan nutrisi, pada umur 30 tahun ke atas, tubuh anda akan mulai merasakan berbagai penyakit. Mulai dari sekarang, minimalisir semua penyakit tersebut!

sumber : GudangKesehatan
Continue reading...

Bolavoli Mini untuk Anak Sekolah Dasar

 Permaian Bolavoli Mini untuk Anak Sekolah Dasar  (image : ihigh.blueframetech.com )

Permainan bolavoli di Indonesia juga sudah mengalami kemajuan, hal tersebut diketahui dari tim nasionalSEA Games mengikuti kejuaraan di tingkat Asia juga diperhitungkan oleh lawan- lawannya, merupakan hasil dari proses pembinaan bolavoli di negeri Indonesia. Pembinaan yang ada memadukan antara berbagai pihak pera serta   mengadaka jalur   olahraga   sebaga jala meraih kesuksesan. Pemerintah melalui institusi pendidikan mengenalkan permainan bolavoli dengan konsep bolavoli mini yang diperuntukkan bagi anak sekolah dasar atau yang setara dengannya.
Peraturapermainan  bolavoli  mini  sudah  banyak dikembangkan oleh FIVB (Federation International Volley Ball) dan juga bisa dimodifikasi sesuai dengan keinginan dan kondisi situasi di tempat pelaksanaan.
Menurut  Horst  Baacke  dalam  Coaches  Manuel  dalam  M. Yunus (1992: 189), peraturan bolavoli mini sebagai berikut : jumlah pemain dalam satu regu 2, 3, dan 4 anak. Ukuran lapangan dapat 3 x 9 m, 4,5 x 9 m, atau 8 x 12 m. Tinggi net 210 220 cm, sedangkan ukuran bola yang digunakan secara umum adalah nomor 4. Lapangan ukuran yang kecil memerlukan tenaga dan gerakan yang lebih sedikit, dan menimbulkan reli-reli panjang. Ukurangan lapangan dantinggi net dapat  disesuaikan  dengan  jumlah  pemain  setiap  regu,  usia,  tinggi bada da kemampua melompat.   Peratura yan baku   secara internasional belum ada, terdapat banyak variasi dari masing-masing negara sesuai dengan tradisi dan perkembangannya.
Continue reading...

Tes Kekuatan Otot Power Tungkai (Vertikal Jump)


Tes Kekuatan Otot Power Tungkai (Vertikal Jump)

  • Tujuan : Mengukur power tungkai
  • Perlengkapan : 
  1. Papan bermeteran yang dipasang di dinding dengan ketinggian dari 150 cm hingga 350 cm. Tingkat ketelitianya hingga 1 cm.
  2. Kapur
  3. Dinding rata



Tes Kekuatan Otot Power Tungkai (Vertikal Jump) (image : rahmadcahmagetan.blogspot.co.id )
  • Pelaksanaan : 
  1. Testi berdiri menyamping arah dinding, kedua kaki rapat, telapak kaki menempel penuh di lantai, ujung jari tangan yang dekat dinding dibubuhi bubuk kapur.
  2. Satu tangan testi yang dekat dinding meraih ke atas setinggi mungkin, kaki tetap menempel di lantai, catat tiinggi raihannya pada bekas ujung jari tengah.
  3. Testi meloncat ke atas setinggi mungkin dan menyentuh papan.
  4. Posisi awal ketika meloncat adalah: telapak kaki tetap menempel di lantai, tangan lurus agak di belakang badan.
  5. Tidak boleh melakukan awalan ketika akan meloncat ke atas.
  • Penilaian : Ukur selisih antara tinggi loncatan dan tinggi raihan.
Continue reading...

Pengukuran Status Gizi Dengan Metode Antropometri



Di masyarakat, pengukuran status gizi yang paling sering menggunakan  antropometri  gizi.  Supariasa,  Bachyar  Bakri  dan  Ibnu Fajar (2002: 36) menerangkan bahwa, “antropometri gizi adalah berhubungan dengan berbagaimacam pengukuran dimensi tubuh dan komposisi   tubuh   dari   berbagai   tingkat   umur   dan   tingkat   gizi. Pengukuran antropometri memiliki beberapa keuntungan dan kelebihan, yaitu mampu menyediakan informasi mengenai riwayat gizi masa lalu, yang tidak dapat diperoleh dengan bukti yang sama melalui metode pengukuran lainnya.
Continue reading...

Pengukuran Antropometri Sebagai Indikator Status Gizi



Antropometri sebagai indikator status gizi dapat dilakukan dengan mengukur  beberapa  parameter.  Parameter  adalah  ukuran  tunggal  dari tubuh manusia, antara lain: umur, berat badan, tinggi badan, lingkar lengan  atas,  lingkar  kepala,  lingkar  dada,  lingkar  pinggul,  dan  tebal lemak di bawah kulit (Supariasa, Bachyar Bakri dan Ibnu Fajar, 2002: 38). Pengukuran antropometri memiliki beberapa keuntungan dan kelebihan, yaitu mampu menyediakan informasi mengenai riwayat gizi masa lalu, yang tidak dapat diperoleh dengan bukti yang sama melalui metode pengukuran lainnya.Pengukuran ini dapat dilakukan dengan relatif cepat, mudah, dan reliable menggunakan peralatan-peralatan yang portable, tersedianya metode-metode yang terstandardisasi, dan digunakannya peralatan yang terkaliberasi. Untuk membantu dalam menginterpretasi data antropometrik, pengukuran umumnya dinyatakan sebagai suatu indeks, seperti tinggi badan menurut umur.
1)  Umur

Umur sangat memegang peranan dalam penentuan status gizi, kesalahan penentuan akan menyebabkan interpretasi status gizi yang salah. Hasil penimbangan berat badan maupun tinggi badan yang akurat,  menjadi  tidak  berarti  bila tidak  disertai  dengan  penentuan umur yang tepat. Kesalahan yang sering muncul adalah adanya kecenderunagn untuk memilih angka yang mudah seperti 1 tahun; 1,5 tahun; 2 tahun. Oleh sebab itu penentuan umur anak perlu dihitung dengan  cermat.  Ketentuannya  adalah  1  tahun  adalah  12  bulan,  1 bulan adalah 30 hari. Jadi perhitungan umur adalah dalam bulan penuh, artinya sisa umur dalam hari tidak diperhitungkan ( Depkes, 2004: 55-62).

2)  Berat badan

Berat badan merupakan salah satu ukuran yang memberikan gambaran massa jaringan, termasuk cairan tubuh. Berat badan sangat peka  terhadap  perubahan  yang  mendadak  baik  karena  penyakit infeksi maupun konsumsi makanan yang menurun. Berat badan ini dinyatakan dalam bentuk indeks BB/U (Berat Badan menurut Umur) atau  melakukan  penilaian  dengam  melihat  perubahan  berat  badan pada saat pengukuran dilakukan, yang dalam penggunaannya memberikan gambaran keadaan kini. Berat badan paling banyak digunakan karena hanya memerlukan satu pengukuran, hanya saja tergantung pada ketetapan umur, tetapi kurang dapat menggambarkan kecenderungan   perubahan   situasi   gizi   dari   waktu   ke   waktu (Djumadias Abunain, 1990: 39).
3)  Tinggi badan

Tinggi badan memberikan gambaran fungsi pertumbuhan yang dilihat dari keadaan kurus kering dan kecil pendek. Tinggi badan sangat baik untuk melihat keadaan gizi masa lalu terutama yang berkaitan dengan keadaan berat badan lahir rendah dan kurang gizi pada  masa  balita.  Tinggi  badan  dinyatakan  dalam  bentuk  Indeks TB/U (tinggi badan menurut umur), atau juga indeks BB/TB (Berat Badan menurut Tinggi Badan) jarang dilakukan karena perubahan tinggi  badan  yang  lambat  dan  biasanya  hanya  dilakukan  setahun sekali. Keadaanindeks ini pada umumnya  memberikan  gambaran keadaan lingkungan yang tidak baik, kemiskinan dan akibat tidak sehat yang menahun (Depkes RI, 2004: 64). Berat badan dan tinggi badan adalah salah satu parameter penting untuk menentukan status kesehatan manusia, khususnyayang berhubungan dengan status gizi. Penggunaan Indeks BB/U, TB/U dan BB/TB merupakanindikator status gizi untuk melihat adanya gangguan fungsi pertumbuhan dan komposisi tubuh (M. Khumaidi, 1994: 43). Penggunaan berat badan dan tinggi badan akan lebih jelas dan sensitive/peka dalam menunjukkan keadaan gizi kurang bila dibandingkan dengan penggunaan BB/U. Dinyatakan dalam BB/TB, menurut standar WHO bila prevalensi kurus/wasting < -2SD diatas 10% menunjukan suatu daerah tersebut mempunyai masalah gizi yang sangat serius dan berhubungan langsung dengan angka kesakitan
4)  Lingkar lengan atas

Lingkar lengan atas dewasa ini memang menjadi salah satu pilihan untuk menentukan penilaian status gizi. Disamping mudah dilakukan,  penilaian  dengan  parameter  ini  menggunakan  alat-alat yang mudah didapatkan dan digunakan. Menurut Supariasa, Bachyar Bakri dan Ibnu Fajar (2002: 48) bahwa “pengukuran LLA adalah suatu cara untuk mengetahui resiko Kekuarangan Energi Protein (KEP) wanita usia subur.” Pengukuran LLA tidak dapat digunakan untuk mengukur perubahanstatus gizi dalam jangka pendek. Melihat dari pendapat ahli diatas parameter jenis ini kurang maksimal untuk digunakan sebagai pengukuran status gizi secara menyeluruh dan umum.
5)  Lingkar dada

Pengukuran lingkar dada biasanya dilakukan pada anak usia 2 sampai 3 tahun, karena resiko lingkar kepala dan lingkardada sama pada umur 6 bulan (Supriasa, Bachyar Bakri dan Ibnu Fajar, 2002: 53).

6)  Jaringan lunak


Dalam  pengukuran  status  gizi  menggunakan  jaringan  lunak dapat dilakukan dengan pengukuran otot dan lemak. Otot dan lemak merupakanjaringan lunak yang bervariasi pada penderita KEP. Antropometri jaringan dapat dilakukan pada kedua jaringan tersebut dalam pengukuran status gizi di masyarakat (Supriasa, Bachyar Bakri dan Ibnu Fajar, 2002: 54).
Continue reading...