Tampilkan postingan dengan label Taktik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Taktik. Tampilkan semua postingan

Perbedaan Taktik dan Strategi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Perbedaan taktik dan strategi bisa dilihat seperti pada tabel berikut (Djoko Pekik Irianto, 2002: 94) :

TAKTIK

STRATEGI

Dikerjakan saat bertanding

Dikerjakan sebelum

bertanding

Peran olahragawan lebih

dominan

Peran pelatih lebih dominan.

Kegiatan berbentuk :

- Memecahkan siasat secara efektif sesuai situasi

- Melihat, memutuskan, tindakan dengan cepat.

- Taktik terkadang tidak sesuai strategi yang telah disiapkan

Kegiatan berbentuk :

- Obsevasi kelemahan dan kelebihan lawan

- Latihan secara efektif dan efisien untuk memantapkan pola dan system bermain.

- Adaptasi terhadap lingkungan

- Pemecahan masalah berdasarkan dugaan

(Sumber: Djoko Pekik Irianto, 2002:94)

Continue reading...

Hakikat Strategi

Pengertian Strategi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002: 627) strategi adalah rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus. Strategi dilakukan sebelum pertandingan dimulai.

Strategi berbeda dengan taktik, strategi dibuat untuk jangka panjang, pendekatan yang lebih kompleks serta bertujuan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dan berjangka yang melibatkan beberapa pemegang kepentingan (stakeholder) sedangkan taktik dibuat dalam jangka waktu yang lebih pendek untuk mendapatkan hasil yang berbeda dari para pesaing yang menerapkan taktik, taktik dibuat dalam lingkup yang lebih kecil serta tidak menyebabkan beberapa cara pandang, perubahan dan hasil yang signifikan, serta tidak melibatkan banyak pemegang kepentingan.

Continue reading...

Tahap Dalam Melakukan Taktik

Menurut Djoko Pekik Irianto (2002: 94) ada empat tahap cara dalam melakukan taktik, yakni:
a. Tahap Persepsi
Persepsi merupakan hasil pengamatan pada waktu pertandingan berlangsung. Persepsi memperluas konsentrasi pengamatan lawan dan tindakan-tindakan lain yang berhubungan dengan posisi dari pasangannya.
b. Tahap Analisis
Analisis dilakukan terhadap situasi-situasi gerakan yang diperoleh dari pengamatan pada tahap persepsi.Analisis yang benar merupakan syarat pemecahan yang berhasil terhadap pelaksanaan tugas bertaktikyang tepat. Hal tersebut bergantung kepada daya fikir, proses mental, maka seseorang atlet dituntut untuk memiliki intelegensi yang cukup.Sebab dalam waktu singkat harus mampu menganalisis situasi dan segera memecahkan masalah dalam pertandingan.
c. Tahap penyelesaian secara mental
Tahap ini dilakukan berdasarkan hasil pengamatan dan analisis terhadap situasi pertandingan. Tujuan mental solution adalah untuk menemukan cara pemecahan yang paling efisien, dengan memperhitungkan resiko yang terjadi.
d. Tahap penyelesain motoris
Pemecahan secara motorik merupakan langkah akhir dari tahapan melakukan taktik, keberhasilan tahap ini sangat ditentukan oleh keterampilan yang dimiliki atlet. Jika dalam tahap ini atlet gagal, maka yang bersangkutan segera
mengadakan evaluasi untuk selanjutnya melakukan tahap taktik pada situasi yang lain.

Continue reading...

Faktor-Faktor Pertimbangan Teknik

Dalam menggunakan taktik yang akan digunakan saat menghadapi lawan dalam sebuah pertandingan, pemain dan pelatih akan mempertimbangkan faktor-faktor berikut:

a. Kemampuan berfikir dari pemain maupun tim, sifat kreatif.
b. Kemampuan tim : kesehatan fisik, keterampilan, mental,
kematangan dan pengalaman bertanding.
c. Kelebihan dan kelemahan lawan.
d. Situasi pertandingan (wasit, petugas, penonton, alat,
fasilitas, lapangan, cuaca, pola dan sistem permainan,
peraturan, tempat permainan dll)
e. Kondisi non teknis (taktik lawan, terror/psywar dari lawan
atau penonton).
f. Taktik yang pernah diterapkan pada situasi yang serupa.

Continue reading...

8 Manfaat Taktik Dalam Olahraga

Manfaat Taktik Dalam Olahraga

Menurut Djoko Pekik Irianto (2002: 93) menjabarkan manfaat taktik sebagai berikut :
  1. Memperkecil kesenjangan antara tim dengan lawan
  2. Memperoleh kemenangan secara sportif.
  3. Mengembangkan pola dan sistem bermain .
  4. Memimpin dan menguasai permainan, sehingga lawan mengikuti permainan kita.
  5. Mengembangkan daya pikir olahragawan
  6. Efisiensi fisik dan teknik
  7. Meningkatkan kepercayaan diri serta memantapkan mental.
  8. Berlatih mengendalikan emosi.
Continue reading...

Jenis Taktik Dalam Olahraga

Menurut Djoko Pekik Irianto (2002: 90), jenis taktik dalam
olahraga sebagai berikut :
a) Taktik perorangan, siasat yang dilakukan seorang pemain
b) Taktik beregu, siasat yang dilakukan beberapa pemain
c) Taktik tim, siasat yang dilakukan secara kolektif oleh pemain
dalam satu tim
d) Taktik penyerangan, usaha untuk memenangkan pertandingan
secara ofensif
e) Taktik beregu, usaha untuk menghindari kekalahan dengan
cara defensif

Sedangkan menurut Sucipto, dkk (2000: 43), berdasarkan penggunaannya, taktik dibedakan menjadi :
a. Taktik individu
Taktik individu diterapkan oleh individu atau pemain dalam menghadapi situasi-situasi dalam permainan, seperti :
a) Mengambil inisiatif kapan bola harus ditendang, dikontrol, dilindungi, diumpan, digiring, dan dikeluarkan dari lapangan permainan
b) Mengambil inisiatif kemana bola akan diumpan pada saat dilakukannya tendangan gawang, tendangan sudut, tendangan bebas langsung/tidak langsung, dan lemparan ke dalam
b. Taktik unit
Taktik unit diterapkan oleh tiap-tiap unit permainan (belakang, tengah, dan depan) dalam menghadapi situasi-situasi dalam permainan seperti :
1) Mengambil inisiatif dalam mengambil tendangan penjuru
2) Mengambil inisiatif untuk menjebak offside pada lawan
3) Mengambil inisiatif untuk melakukan tipuan-tipuan pada waktu dilakukannya tendangan bebas langsung/tidak langsung
c. Taktik beregu
Taktik beregu diterapkan oleh regu/tim dalam menghadapi situasi-situasi dalam permainan, seperti :

1) Mengambil inisiatif untuk memancing lawan supaya memperlambat tempo permainan atau mempercepat tempo permainan.
2) Mengambil inisiatif untuk memancing lawan supaya naik/tidak menarik mundur di daerah pertahanan.
3) Mengambil inisiatif untuk mengubah pola permainan pada saat unggul atau pada saat ketinggalan skor.

Continue reading...

Hakikat Taktik dan Strategi

Menurut Djoko Pekik Irianto (2002: 90), taktik adalah siasat atau akal yang digunakan pada saat bertanding untuk mencari kemenangan secara sportif. Taktik selalu berubah-ubah disesuaikan dengan lawan yang dihadapi dan kemampuan timnya.

Menurut Nossek (1983) yang dikutip oleh Djoko Pekik Irianto (2002: 90), taktik sebagai pengaturan rencana perjuangan yang pasti untuk mencapai keberhasilan dalam pertandingan.

Taktik adalah gaya seseorang dalam melaksanakan suatu teknik atau metode tertentu. Taktik merupakan siasat atau akal yang digunakan pada saat bertanding untuk mencari kemenangan secara sportif. Taktik selalu berubah-ubah disesuaikan dengan lawan yang dihadapi dan kemampuan timnya, (Wina Sanjaya, 2006 : 125).

Menurut Sucipto, dkk. (2000: 23), ciri-ciri penggunaan taktik sebagai berikut :
a) Mengembangkan daya nalar, kreatif, dan pengambilan keputusan yang tepat
b) Menganalisis kesiapan fisik, teknik, dan mental agar lawan melakukan apa yang dikehendaki
c) Mencari kemenangan secara efektif dan efisien
d) Memantapkan mental juara
e) Mengendalikan emosi
f) Mencegah cidera
g) Mengantisipasi kekuatan dan kelemahan lawan

Taktik merupakan kegiatan yang dilandasi akal budi atau kejiwaan manusia. Taktik dapat juga disebut siasat. Persoalan taktik harus dipecahkan oleh suatu tim sebagai keseluruhan dan oleh setiap pemain secara perorangan. Berhasilnya setiap pemain dalam memecahkan persoalan taktik akan menambah berhasilnya situasi untuk memecahkan taktik dari pemain keseluruhan, (Justinus Lhaksana, 2011 : 111).

Continue reading...