Tampilkan postingan dengan label Dasar-dasar Penjas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dasar-dasar Penjas. Tampilkan semua postingan

6 Fungsi Pendidikan Jasmani Yang Perlu di Ketahui

Pendidikan jasmani sebagai salah satu mata pelajaranyang harus diberikan kepada siswa dalam proses pembelajarandi sekolah, tentunya memiliki fungsi untuk memberikanperubahan terhadap aspek-aspek yang terdapat pada diri siswa.

1. Aspek organik 

  • Menjadikan fungsi sistem tubuh menjadi lebih baiksehingga individu dapat memenuhi tuntutanlingkungannya secara memadai serta memilikilandasan untuk pengembangan keterampilan. 
  • Meningkatkan kekuatan yaitu jumlah tenagamaksimum yang dikeluarkan oleh otot ataukelompok otot. 
  • Meningkatkan daya tahan yaitu kemampuan ototatau kelompok otot untuk menahan kerja dalamwaktu yang lama. 
  • Meningkatkan daya tahan kardiovaskuler,kapasitas individu untuk melakukan aktivitas yangberat secara terus menerus dalam waktu relatiflama. 
  • Meningkatkan fleksibelitas, yaitu; rentang gerakdalam persendian yang diperlukan untukmenghasilkan gerakan yang efisien danmengurangi cidera. 
2. Aspek neuromuskuler 

  • Meningkatkan keharmonisan antara fungsi sarafdan otot. 
  • Mengembangkan keterampilan lokomotor, seperti;berjalan, berlari, melompat, meloncat, meluncur,melangkah, mendorong, menderap/mencongklang,bergulir, dan menarik. 
  • Mengembangkan keterampilan non-lokomotor,seperti; mengayun, melenggok, meliuk, bergoyang,meregang, menekuk, menggantung, membongkok. 
  • Mengembangkan keterampilan dasar manipulatif,seperti; memukul, menendang, menangkap,berhenti, melempar, mengubah arah, memantulkan,bergulir, memvoli. 
  • Mengembangkan faktor-faktor gerak, seperti;ketepatan, irama, rasa gerak, power, waktu reaksi,kelincahan. 
  • Mengembangkan keterampilan olahraga, seperti;sepak bola, soft ball, bola voli, bola basket,baseball, atletik, tenis, beladiri dan lain sebagainya. 
  • Mengembangkan keterampilan rekreasi, seperti,menjelajah, mendaki, berkemah, berenang danlainnya. 
3. Aspek perseptual 


  • Mengembangkan kemampuan menerima danmembedakan isyarat. 
  • Mengembangkan hubungan-hubungan yangberkaitan dengan tempat atau ruang, yaitukemampuan mengenali objek yang berada di:depan, belakang, bawah, sebelah kanan atausebelah kiri dari dirinya. 
  • Mengembangkan koordinasi gerak visual, yaitu;kemampuan mengkoordinasikan pandangandengan keterampilan gerak yang melibatkantangan, tubuh, dan atau kaki. 
  • Mengembangkan keseimbangan tubuh (statis,dinamis), yaitu; kemampuan mempertahankankeseimbangan statis dan dinamis. 
  • Mengembangkan dominansi (dominancy), yaitu;konsistensi dalam menggunakan tangan atau kakikanan/kiri dalam melempar atau menendang. 
  • Mengembangkan lateralitas (laterality), yaitu;kemampuan membedakan antara sisi kanan atausisi kiri tubuh dan diantara bagian dalam kananatau kiri tubuhnya sendiri. 
  • Mengembangkan image tubuh (body image), yaitukesadaran bagian tubuh atau seluruh tubuh danhubungannya dengan tempat atau ruang.
4. Aspek kognitif 

  • Mengembangkan kemampuan menggali,menemukan sesuatu, memahami, memperolehpengetahuan dan membuat keputusan. 
  • Meningkatkan pengetahuan peraturan permainan,keselamatan, dan etika. 
  • Mengembangkan kemampuan penggunaan strategidan teknik yang terlibat dalam aktivitas yangterorganisasi. 
  • Meningkatkan pengetahuan bagaimana fungsitubuh dan hubungannya dengan aktivitas jasmani. 
  • Menghargai kinerja tubuh; penggunaanpertimbangan yang berhubungan dengan jarak,waktu, tempat, bentuk, kecepatan, dan arah yangdigunakan dalam mengimplementasikan aktivitasdan dirinya. 
  • Meningkatkan pemahaman tentang memecahkanproblem-problem perkembangan melalui gerakan. 
5. Aspek sosial 
  • Menyesuaikan diri dengan orang lain danlingkungan dimana berada. 
  • Mengembangkan kemampuan membuatpertimbangan dan keputusan dalam situasikelompok. 
  • Belajar berkomunikasi dengan orang lain. 
  • Mengembangkan kemampuan bertukar pikiran danmengevaluasi ide dalam kelompok. 
  • Mengembangkan kepribadian, sikap, dan nilai agardapat berfungsi sebagai anggota masyarakat. 
  • Mengembangkan rasa memiliki dan rasa diterimadi masyarakat. 
  • Mengembangkan sifat-sifat kepribadian yangpositif. 
  • Belajar menggunakan waktu luang yangkonstruktif. 
  • Mengembangkan sikap yang mencerminkankarakter moral yang baik. 
6. Aspek emosional 
  • Mengembangkan respon yang sehat terhadapaktivitas jasmani. 
  • Mengembangkan reaksi yang positif sebagaipenonton. 
  • Melepas ketegangan melalui aktivitas fisik yangtepat. 
  • Memberikan saluran untuk mengekspresikan diridan kreativitas. 
  •  Menghargai pengalaman estetika dari berbagaiaktivitas yang relevan.
6 Fungsi Pendidikan Jasmani Yang Perlu di Ketahui

Continue reading...

4 Ranah Tujuan Pendidikan Jasmani

Dalam mencapai tujuan pendidikan jasmani, guru sebagaitenaga pendidik yang profesional harus mampu mengelolapembelajaran secara sistematis dan terkendali, sehingga tujuanpendidikan jasmani dapat tercapai. tujuan pendidikan jasmani terdiri dari empat ranah yaitu: 

  1. Ranah Jasmani, Pembelajaran jasmani memanfaatkan materi yangdidalamnya terdapat berbagai aktivitas jasmani. Saat siswabelajar pendidikan jasmani misalnya belajar permainan bolabasket, siswa tersebut berusaha akan saling kejar-mengejaruntuk merebut bola dan mencari tempat kosong, sehingga tanpadisadari siswa tersebut telah belajar kekuatan otot tungkai, dayatahan cardio vascular, kelentukan dan kelincahan. 
  2. Ranah psikomotorik, Melalui berbagai aktivitas jasmani yang terdapat dalampendidikan pendidikan jasmani, membuat siswa semakintermotivasi untuk belajar. Perencanaan dan pemilihan materipembelajaran yang sesuai dengan karakteristik siswa, mampumeningkatkan motivasi belajar siswa, sehingga tanpa disadariakan berpengaruh terhadap keterampilan gerak, kelentukan,kecepatan dan lainya dari diri siswa. 
  3. Ranah kognitif, Keberagaman materi yang dimiliki oleh pendidikanjasmani, memberikan kesempatan dan peluang untuk siswauntuk berlatih dan menambah wawasan baru dalam duniapendidikan. Dengan adanya kesempatan belajar danbertambahnya wawasan siswa saat belajar pendidikan jasmani,tidak disangka akan berpengaruh terhadap pengetahuan,keterampilan intelektual dan kemampuan intelektual. 
  4. Ranah afektif, Semakin banyaknya waktu dan kesempatan siswa untukbelajar pendidikan jasmani, semakin banyak pula siswamendapatkan pengetahuan dan wawasan baru. Selain itu siswaakan lebih aktif dan mengambil nilai-nilai dari pembelajaranyang telah dilakukan seperti disiplin, tanggung jawab,menghargai diri dan aktualisasi diri.
4 Ranah Tujuan Pendidikan Jasmani

Continue reading...