Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sepakbola. Tampilkan semua postingan

Latihan Sepakbola Lebih Menyenangkan dengan Small Sided Games

Small Sided Games merupakan salah satu bentuk latihan sepakbola yang sedang berkembang pada saat ini. Small sided games adalah suatu bentuk latihan permainan sepakbola dengan jumlah pemain disesuaikan dengan luas grid yang digunakan (WCCYCL, 2003: 1). Ukuran maksimal grid yang digunakan 30 x 40 yards atau 27,522 X 36,697 meter.
Iwan Setyawan (2004: 6) mengemukakan latihan Small Sided Games adalah suatu bentuk latihan sepakbola menggunakan lapangan yang lebih kecil dengan pemain yang lebih sedikit. Ada beberapa keuntungan yang dapat diperoleh dari latihan Small Sided Games, yaitu: (1) Sentuhan terhadap bola lebih banyak, (2) Lebih disenangi pemain karena berbasis game, (3) Durasi permainan lebih lama, (4) Dapat meningkatkan keterampilan, (5) Keterlibatan pemain dalam permainan lebih banyak, dan (6) Banyak memainkan taktik bertahan dan menyerang. 
Tom Godman (2003: 2) mengemukakan beberapa alasan mengapa latihan dengan Small Sided Games perlu dikembangkan sebagai berikut: (1) Dengan lebih banyak sentuhan dengan bola, keterampilan akan meningkat, (2) Tenaga yang digunakan akan lebih efisien, (3) akan mendapatkan kesempatan bermain bola lebih, (4) Kesempatan mencetak gol lebih banyak, dan (5) Mengembangkan mental bertanding menjadi lebih kuat. 
Small sided games sangat bermanfaat bagi partisipan, banyak penelitian dan observasi telah dilakukan untuk menunjukkan bahwa anakanak mendapat kesenangan dan belajar lebih banyak dari bermain dalam small sided games dengan aturan yang disesuaikan. Data statistik mendukung keunggulan small sided games dibandingkan dengan permainan11 vs 11 (Grassroots FIFA, translate by Guntur utomo 2009 : 64). Beberapa data statistik menunjukkan bahwa : 
  1. Para pemain menyentuh bola lima kali lebih sering 4 v 4 dan 50% lebih banyak dalam 7 v 7.
  2. Para pemain 3 kali lebih sering berada dalam situasi 1 lawan 1 dalam permainan 4 v 4 dan dua kali lebih sering dalam 7 v 7. 
  3. Gol tercetak rata-rata setiap dua menit dalam 4 v 4 dan setiap 4 menit dalam 7 v 7.
  4. Penjaga gawang terlibat dalam aksi dua hingga 4 kali lebih sering dalam permainan 7 v 7 dibandingkan 11 v 11. 
  5. Bola keluar lapangan 8% dari total waktu dalam 4 v 4, 14% dalam 7 v 7 dan 34% dalam 11 v 11.  
Latihan Sepakbola Lebih Menyenangkan dengan Small Sided Games

Untuk dapat menerapkan latihan small sided games diperlukan pemahaman mengenai dosis yang akan diberikan. Adapun dosis latihan untuk setiap kelompok umur, lama latihan, dan jumlah set menurut WCCYCL (2003: 11) sebagai berikut:
Dari tabel diatas, dosis latihan yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah pada kelompok umur 20 tahun ke atas. Durasi latihan untuk setiap set dalam latihan small sided games adalah 4 menit dengan jumlah set antara 9 – 10 set dan recovery untuk setiap set adalah 6 menit. 
Menurut Ganesha Putera (2004: 12) latihan small sided games merupakan suatu latihan yang berkembang, dengan menyajikan situasi permainan yang membuat pemain mendapatkan penguasaan aspek teknik, taktik, dan fisik sekaligus. Latihan small sided games lebih banyak menerapkan langsung latihan fisik, teknik, dan taktik dalam sebuah permainan (games), yang berarti pemain dituntut untuk menghadapi tekanan seolah-olah dalam situasi permainan yang sesungguhnya. 
Small sided games adalah adalah permainan sepak bola dengan pemain lebih sedikit bersaing di lapangan berukuran kecil. Ini adalah permainan menyenangkan yang melibatkan pemain lebih karena pemain sedikit berbagi satu bola. Segala usia bisa bermain "small sided games", tetapi memiliki dampak pembangunan pasti pada pemain sepakbola (WCCYCL, 2003: 2). 
Penerapan latihan small sided games dalam proses latihan keterampilan dipandang mampu memberikan peningkatan penguasaan latihan yang lebih efektif, karena dengan menggunakan kotak-kotak latihan yang berukuran kecil, dan dilakukan oleh beberapa pemain akan mudah diawasi oleh pelatih. Small sided games juga merupakan suatu latihan yang menyenangkan untuk olahraga permainan dengan pemanfaatan latihan fisik dan teknik dalam bentuk permainan dengan ukuran lapangan yang diperkecil dengan jumlah pemain yang dibatasi pada ukuran tersebut. Bentuk dan ukuran lapangan didesain pada ukuran tertentu, dan pemain yang terlibat dalam jumlah tertentu, sehingga pelatih akan mampu melihat, mengobservasi dan memberikan koreksi atau evaluasi secara detail terhadap kesalahan yang terjadi.  
Continue reading...

4 Komponen Penting Dalam Permainan Sepakbola

Permainan sepakbola merupakan salah satu cabang olahraga permainan yang populer di dunia, disenangi dan digemari banyak orang tua, muda, anakanak, laki-laki bahkan wanita. Sepakbola tergolong dalam permainan invasi. Sepakbola benar benar tergolong dalam permainan beregu, walaupun keahlian individu dapat digunakan dalam saat-saat tertentu (Joseph A Luxbacher, 2011: 11). Sedangkan menurut Sucipto (2000: 7) berpendapat bahwa sepakbola merupakan permainan beregu, masing-masing regu terdiri dari sebelas pemain, dan salah satunya penjaga gawang. Permainan ini hampir seluruhnya dimainkan dengan menggunakan tungkai, kecuali penjaga gawang yang dibolehkan menggunakan lengannya di daerah tendangan hukumannya. Berdasarkan definisi yang telah dikemukakan maka dapat disimpulkan bahwa permainan sepakbola merupakan permainan beregu yang menggunakan bola sepak antar kelompok atau regu yang berlawanan. Masing-masing regu sebelas orang atau disesuaikan dan dimainkan dalam waktu 2 X 45 menit. 

4 Komponen Penting Dalam Permainan Sepakbola

Menurut Timo Scheneuman (2005: 11) ada empat komponen yang saling melengkapi dalam permainan sepakbola, yaitu:
  1. Fisik, pemain yang kuat dan ulet akan memberikan keuntungan yang besar untuk tim. Sebaliknya seorang pemain yang kelelahan harus berjuang sangat berat untuk menjaga konsentrasinya dan cenderung melakukan banyak kesalahan.
  2. Teknik, semua pemain di dalam tim diharuskan memiliki kemampuan individu yang sesuai dengan posisi masing-masing. Sebagai contoh, seorang pemain tengah tentu memiliki teknik dan keahlian yang berbeda dengan seorang pemain di posisi bek luar. 
  3. Taktik, bagian ini menolong pemain agar menyatu dengan tim. Tujuannya adalah untuk menghasilkan pemain yang cerdas, mampu beradaptasi dalam situasi yang berganti-ganti dalam pertandinganpertandingan yang dihadapi. 
  4. Jiwa Kebersamaan (Psychososial)Mental, manusia sering dipengaruhi oleh emosinya. Pelatih harus bisa melatih pemain untuk menggunakan emosi-emosi ini untuk keuntungan mereka dan mengarahkan emosi mereka menjadi sebuah kekuatan dan bukan kelemahan bagi mereka.
Continue reading...

Cara Menggiring Bola (Dribbling) Dalam Permainan Sepakbola

Cara Menggiring Bola (Dribbling) Dalam Permainan Sepakbola sebagai berikut :
a. Menggiring bola dengan kaki bagian dalam
1) Posisi awal menggiring bola dengan kaki bagian dalam:

  • Diawali sikap berdiri menghadap arah gerakan,pandangan ke depan.
  • Sikap kedua lengan di samping badan rileks,pergelangan kaki diputar ke luar dan dikunci.
2) Gerakan menggiring bola dengan kaki bagian dalam:
  • Dorong bola dengan kaki bagian dalam ke arah depan dengan posisi kaki agak dibuka ke depan bersamaan kaki tumpu ikut bergerak.
  • Bola bergerak ke depan bergulir di tanah

3) Akhir gerakan
  • Hentikan bola dengan telapak kaki pada bagian atas bola.
  • Tumpuan berat badan berada pada kaki yang tidak digunakan menggiring bola.
  • Pandangan ke depan
Menggiring bola dengan kaki bagian luar
Menggiring bola menggunakan kaki bagian luar pada dasarnya sama
dengan gerak dasar menggiring bola dengan kaki bagian dalam, yang
membedakannya adalah titik perkenaan kaki dengan bola.
1) Posisi awal menggiring bola dengan kaki bagian luar:

  • Diawali sikap berdiri menghadap arah gerakan, pandangan ke depan.
  • Sikap kedua lengan di samping badan agak terentang.
  • Pergelangan kaki diputar ke dalam dan dikunci.
2) Gerakan menggiring bola dengan kaki bagian luar:
  • Dorong bola dengan kaki bagian luar ke arah depan dengan posisi kaki agak terangkat dari tanah bersamaan kaki tumpu ikut bergerak.
  • Tumpuan berat badan berada pada kaki yang tidak digunakan menggiring bola.
  • Bola bergerak ke depan tidak jauh dari kaki dipermukaan tanah.
3) Akhir gerakan menggiring bola dengan kaki bagian luar:
  • Hentikan bola dengan telapak kaki pada bagian atas bola.
  • Tumpuan berat badan berada pada kaki yang tidak digunakan menggiring bola.
  • Pandangan ke depan
Cara Menggiring Bola (Dribbling) Dalam Permainan Sepakbola

Continue reading...

Cara Menghentikan Bola Dalam Permainan Sepakbola


Dalam menerima bola ada dua macam, yaitu bola yang langsung dihentikan (stopping) dan menerima dalam arti menguasai bola (controlling) dalam hal ini setelah dihentikan terus dimainkan dibawah bergerak atau diberikan teman Menghentikan bola dibagi menjadi dua: 
  1. Bola datar (menggulir di atas tanah), bagian kaki untuk menerima bola datar adalah dengan : telapak kaki atau sol, kaki bagian dalam, kaki bagian luar, dan punggung kaki. 
  2. Bola melambung, bagian badan untuk menerima bola adalah dengan: kaki bagian dalam, punggung kaki, kaki bagian luar, dan anggota badan lain seperti paha, dada, kepala
a. Teknik dasar menghentikan bola dengan kaki bagian dalam :
1) Posisi awal menghentikan bola dengan kaki bagian dalam:
a) Diawali dengan sikap menghadap arah datangnnya bola dan pusatkan pandangan ke arah gerakan bola.
b) Putar pergelangan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah luar dan dikunci.
2) Gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian dalam:
a) Julurkan kaki yang akan digunakan menahan bola ke arah datangnya bola.
b) Tarik kembali ke belakang mengikuti arah gerakan bola saat bola mengenai kaki bagian dalam, hingga gerak bola tertahan dan berhenti di depan badan.
3) Akhir gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian dalam:
a) Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang tidak digunakan menahan bola dijadikan tumpuan berat badan.
b) Pandangan ke depan
b. Teknik dasar menghentikan bola dengan kaki bagian luar
1) Posisi awal menghentikan bola dengan kaki bagian luar:
a) Berdiri menghadap arah gerakan bola
b) Letakkan kaki tumpu di samping bola.
c) Sikap kedua lengan di samping badan agak terentang.
d) Pergelangan kaki yang akan digunakan menghentikan diputar ke dalam dan dikunci.
e) Pandangan terpusat pada bola.
2) Gerakan menghentikan bola dengan kaki bagian luar:
a) Tarik kaki yang akan digunakan menendang ke belakang, saat bola menyentuh kaki bagian luar
b) Perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola
3) Akhir gerakan menghentikan bola dengan kaki bagian luar:
a) Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang tidak digunakan menahan bola dijadikan tumpuan berat badan
b) Pandangan ke depan
Continue reading...

Cara Mengumpan menggunakan punggung kaki pada Permainan Sepakbola

Mengumpan dengan punggung kaki, banyak dimanfaatkan untuk memberikan bola jarak jauh antara pemain satu dengan pemain lain dan bola agak deras, yang membedakan dengan mengumpan menggunakan kaki bagian dalam adalah perkenaan kaki dengan bola
1) Posisi awal mengumpan bola dengan punggung kaki:
a) Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerakan.
b) Letakkan kaki tumpu di samping bola dengan sikap lutut agak tertekuk dan bahu menghadap gerakan.
c) Sikap kedua lengan di samping badan agak terentang.
d) Pergelangan kaki yang akan digunakan menendang ditarik kebelakang dan dikunci.
e) Pandangan terpusat pada bola.
2) Gerakan mengumpan bola dengan punggung kaki:
a) Perhatian kesiapan teman pasangan/patner sudah siap atau belum untuk menerima umpan bola.
b) Tarik tungkai yang akan digunakan menendang ke belakang lalu ayun ke depan ke arah bola.
c) Perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola.
3) Akhir gerakan mengumpan bola dengan punggung kaki:
a) Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang digunakan menendang diletakan didepan.
b) Pandangan ke depan

Continue reading...

Cara Mengumpan menggunakan kaki bagian luar pada Permainan Sepakbola

Cara Mengumpan menggunakan kaki bagian luar pada Permainan Sepakbola
1) Posisi awal mengumpan bola dengan kaki bagian luar:
a) Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerakan bola.
b) Letakkan kaki tumpu di samping bola.
c) Sikap kedua lengan di samping badan agak terentang.
d) Pergelangan kaki yang akan digunakan menendang diputar ke dalam dan dikunci.
e) Pandangan terpusat pada bola.
2) Gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian luar:
a) Perhatian kesiapan teman pasangan/patner sudah siap atau
belum untuk menerima umpan bola.
b) Tarik kaki yang akan digunakan mengumpan ke belakang, lalu ayunkan ke depan ke arah bola bersamaan kaki diputar ke arahdalam.
c) Perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola.
3) Akhir gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian luar:
a) Bawa berat badan ke depan bersamaan kaki yang digunakanmenendang diletakan didepan.
b) Pandangan ke depan

Continue reading...

Cara Mengumpan Menggunakan Kaki Bagian Dalam pada Permaian Sepakbola

Mengumpan dengan kaki bagian dalam, banyak dimanfaatkan untuk memberikan bola jarak pendek antara pemain satu dengan pemain lain

1. Posisi awal mengumpan bola dengan kaki bagian dalam:
  • Diawali dengan sikap berdiri menghadap arah gerakan.
  • Letakkan kaki tumpu di samping bola dengan sikap lutut agaktertekuk dan bahu menghadap arah gerakan.
  • Sikap kedua lengan di samping badan agak terentang.
  • Pergelangan kaki yang akan digunakan menendang diputar keluar dan dikunci.
  • Pandangan terpusat pada bola.
2. Gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian dalam:
  • Perhatian kesiapan teman pasangan/patner sudah siap ataubelum untuk menerima umpan bola.
  • Tarik tungkai yang akan digunakan menendang ke belakang lalu ayun ke depan ke arah bola.
  • Perkenaan kaki pada bola tepat pada tengah-tengah bola.
3. Akhir gerakan mengumpan bola dengan kaki bagian dalam:
  • Pindahkan berat badan ke kaki tumpu depan bersamaan kaki yang digunakan menendang diletakan didepan.
  • Pandangan ke depan
Continue reading...